Belajar Puppeteer #1: Instalasi dan Cara Penggunaan

Lazuardy Khatulistiwa Software Engineer

16 Agt 2020, 1 min read

Belajar Puppeteer #1: Instalasi dan Cara Penggunaan

Apa itu Puppeteer?

Di laman resminya, Google mengatakan bahwa Puppeteer adalah sebuah library NodeJS yang menyediakan API tingkat tinggi untuk mengendalikan browser Chrome atau Chromium melalui DevTools Protocol, library ini juga bisa dikonfigurasi agar menampilkan browsernya secara real (tidak headless).

Dari pengertian diatas, bisa kita simpulkan puppeteer ini bisa kita manfaatkan untuk melakukan pekerjaan yang browser kita bisa lakukan. Seperti mengunjungi website, melakukan klik pada element tertentu, membuat sebuah tab baru, dan lain-lain.

Instalasi

Pastikan komputer kalian terinstall tools berikut:
1. NodeJS
2. NPM

Setelah itu, buat folder untuk project baru dan install library dengan ketik perintah berikut di cmd/terminal:

npm install puppeteer --save

Tunggu sampai proses instalasi selesai.

Cara Penggunaan

1. Inisiasi Library

Berikut adalah kode untuk inisiasi library yang diperlukan sebelum memulai:

const puppeteer = require('puppeteer');

Saya juga membuat sebuah konstanta bernama puppeteer yang nantinya akan kita pakai,

2. Membuka Browser dan Membuat Tab Baru

Setelah inisiasi, kita harus membuka browser terlebih dahulu menggunakan fungsi launch dan membuat tab dengan fungsi newPage. Perlu diketahui, semua fungsi dari library Puppeteer adalah fungsi asynchronous. Untuk menangani ini kita bisa pakai metode then atau await, tetapi saya lebih menyukai await :P

Jadi, mari kita bungkus kodenya dengan fungsi async untuk melakukan await. Sehingga kodenya seperti ini:

async function main(){
	const browser = await puppeteer.launch({ headless:false });
	const page = await browser.newPage();
}
main();

Pada fungsi launch diatas, saya berikan argument berupa object yang berisi key headless dan valuenya false agar browser terlihat di komputer kita, karena defaultnya konfigurasi Puppeteer adalah browsernya tidak terlihat (headless).

3. Mengunjungi Website

Untuk mengunjungi sebuah URL, kita dapat menggunakan fungsi goto yang menerima parameter sebuah URL:

await page.goto("https://google.co.id/");

Nantinya browser akan otomatis membuka URL tersebut.

4. Menutup Browser

Untuk menutup browser, kita dapat memakai fungsi close:

await browser.close();

Ini penting untuk menutup browser, jika kita tidak menutupnya, maka proses script tidak akan berhenti.

Kesimpulan

Seluruh kode dari inisiasi sampai menutup browser akan menjadi seperti ini:

const puppeteer = require('puppeteer');

async function main(){
	const browser = await puppeteer.launch({ headless:false });
	const page = await  browser.newPage();
	await page.goto("https://google.co.id/");
	await browser.close();
}

main();

That's it.

Apa selanjutnya?

Selanjutnya kita akan belajar untuk mengisi form, melakukan klik pada element, atau mengekstrak data dari suatu website.


Tags:



Baca artikel menarik lainnya: